BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
Rasakan Sensasi Perahu Petrus
Hampir boleh dikatakan, seluruh wisata ziarah ke Tanah Suci  fokus pada situs-situs  menarik yang memiliki nilai rohani dan sejarah bersama Tuhan Yesus. Salah satu yang paling penting, menarik dan ditunggu-tunggu adalah menyaksikan salah satu temuan arkeologis paling spektakuler dan berharga bagi umat Kristen: PERAHU GALILEA dari zaman Yesus Kristus (100SM – 100M). Dan sepertinya sudah menjadi suatu keharusan untuk para peziarah mengarungi danau Galilea dengan replika kapal kayu zaman Tuhan Yesus itu. 2 Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. 3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu” [Luk 5:2-9;  Baca juga Mat  4:18-22; Mark 4:37-41]
 

Shalom…
   

Alkitab Perjanjian Baru mencatat sebanyak 56 pengunaan kata perahu merujuk pada kegiatan  Tuhan Yesus selama Ia melakukan pelayanan-Nya di danau Galilea dan daerah sekitarnya. Hal ini menjadi kemungkinan terbesar mengapa replika kapal kayu Galilea di bangun kembali. Dengan demikian kita beruntung dapat mencoba sensasi berlayar dengan replika perahu seperti yang di miliki Petrus saat nanti kita berada di Tiberias. Sensasi ini seperti juga yang Tuhan Yesus lakukan dalam kegiatan-kegiatan pelayanan-Nya, khususnya seperti yang disebutkan dalam Lukas 5:3.

Selama Pelayaran sensasional yang lebih kurang membutuhkan waktu 45 Menit ini, kita akan melakukan beberapa kegiatan seperti:

  • Berdoa untuk perjalanan pelayaran kita di danau Galilea, bagi hubungan Indonesia dan Israel, bagi kesejahteraan dan kedamainan  bangsa dan negara Indonesia, bagi kesejahteran keluarga, kerabat dan handai-taulan di Indonesia
  • Merasakan sensasi pengalaman pelayaran yang Tuhan Yesus lakukan di tempat ini (setelah berdoa, pendeta atau seorang peserta membacakan Matius 14: 24-33)
  • Upacara Bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan sikap formatur barisan upacara bendera
  • Menyanyi, menari (poco-poco) memuji dan memuliakan Tuhan, diiringi lagu pop-rohani berbahasa Indonesia, Inggris dan Ibrani
  • Memberi makan burung camar (khusus untuk kunjungan bulan musim dingin November–Februari. Jadi jangan lupa pada saat Anda breakfast, bawalah roti sisa untuk nanti kita memberi makan burung di danau Galilea)
  • Foto group dan Pribadi dengan latar belakang  pemandangan perbukitan/ dataran/kota di sekitar danau Galilea.
 
Setelah puas dengan pelayaran di Danau Galilea, kita akan diantar kembali ke pelabuhan dimana semula kita diberangkatkan. Disini Anda dapat berbelanja oleh-oleh menarik yang berhubungan dengan replika benda/artifak Alkitab, juga buah tangan khas Israel.

Sensasi perahu Petrus menjadi lebih populer setelah ditemukannya The Ancient Galilee Boat yang berasal dari abad pertama zaman Yesus Kristus (100SM – 100M).  Fosil perahu tersebut dapat dilhat di tempat ini. Terletak dalam sebuah museum yang dikenal sebagai Museum Perahu Yesus (Jesus Boat Museum). Ditemukan pada tahun 1986 di pantai utara-barat dari Danau Galilea di Israel, tepatnya antara pelabuhan kuno Gennesar dengan Magdala. Sisa-sisa perahu, yang ditemukan memiliki ukuran panjang 27 kaki (8,27 meter); lebar 7,5 kaki (2,3 meter) dan dengan tinggi 4,3 kaki (1,3 meter). Apakah perahu ini adalah salah satu perahu yang ditinggalkan oleh para murid ketika mereka pergi mengikut Yesus seperti yang dikatakan Lukas 5:11? only God in Heaven who knows...

Penemuan Perahu Galilea Kuno (The Ancient of Galilee Boat) terjadi secara kebetulan (bukan hasil eksprorlasi), ditemukan saat kekeringan berkepanjangan yang mengakibatkan menurunnya permukaan danau Galilea. Ditemukan oleh dua nelayan bersaudara dari Kibbutz Ginnosar, bernama, Yuval dan Moshe Lufan. Yang menakjubkan bersamaan dengan itu Pelangi Ganda (Double Rainbow) yang sangat cemerlang tampak di langit Galilea. Banyak rohaniawan mengatakan dan mengira bahwa hal itu merupakan suatu keajaiban sebagai tanda-tanda dari Tuhan. Pertanyaannya: “Apakah tanda dari ditemukannya Perahu Galilea kuno zaman Yesus dan munculnya Pelangi Ganda secara bersamaan merupakan suatu kebetulan sebagai fenomena alam atau memang suatu tanda dari Tuhan?”

Sekarang pada kenyataannya, sensansi mengarungi danau Galilea dengan replika perahu Petrus seperti juga yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, didukung dengan ditemukannya perahu Galilea kuno yang berasal dari zaman Yesus, dan secara bersamaan dengan itu tampil pula Pelagi Ganda (Double Rainbow)  di langit Galiea. Mungkin saja hal ini suatu kebetulan dari proses hukum alam; namun jika tampil secara bersamaannya kedua hal ini merupakan suatu maksud Tuhan, maka perlu juga kita dicermati maksud Tuhan atas hal ini.
 
Dengan demikian, pertama - perlu kita cermati beberapa fakta tentang ditemukannya perahu Galilea kuno (The Ancient Galilee Boat):
  • Penyelidikan dengan Karbon-14 menunjukan usia perahu kuno Galilea yang ditemukan di pantai utara-barat danau Galilea di Israel menunjukan berasal dari waktu yang tepat dengan pelayanan Tuhan Yesus di Galelia (antara 100 Sebelum Masehi - 100 Masehi masa Yesus)
  • Badan perahu dibangun dengan 12 jenis kayu khusus, sama seperti kebiasaan atau tradisi pembuatan perahu pada zaman Yesus atau sebelumnya; seperti juga dua belas suku membentuk bangsa Israel, demikian juga Kristus memilih dua belas murid-Nya untuk membantu mengubah dunia dan memperkenalkan Injil
  • Perahu Galilea kuno memiliki panjang 27 kaki (8,27 meter); lebar 7,5 kaki (2,3 meter) dan dengan tinggi 4,3 kaki (1,3 meter). Kemungkinan merupakan jenis perahu besar.  Memiliki tiang, yang berarti dapat berfungsi sebagai perahu layar dan juga perahu dayung, seperti yang digambarkan dalam  Yohanes 6: 19. Dengan demikian penelitian  terhadap struktur dan fitur dari perahu kuno  Galilea konsisten dengan perahu pada zaman Yesus (100SM - 100M) sebagaimana juga yang disebutkan dalam injil Perjanjian Baru.
  • Pernyataan iman Lufan bersaudara: “Penemuan ini menjadikan saya orang yang paling berbahagia dan bagi saya dan keluarga penemuan ini bukan sekedar perahu, tetapi sesuatu yang lebih jauh dari hal itu, dan saya akan menghargainya sampai saya beristirahat, pergi untuk menghadap Tuhan”.
Sedangkan disisi lain atau hal kedua - adalah, pada saat bersamaan dengan ditemukannya perahu kuno Galilea tampil pula pelangi Ganda (Double Rainbow) di langit Galilea,  fakta ini juga perlu disikapi dan dicermati:
 
  • Entah saat itu kondisi langit Galilea baru turun hujan dan/atau matahari baru terbit kembali (hal ini tidak didukung data yang cukup jelas), namun jika tidak! (tetap dalam kondisi kekeringan) maka kondisi ini bertentangan dengan hukum alam. Sebuah Pelangi Ganda (Double Rinbow) akan tampil di langit, lebih disebabkan karena adanya pantulan sinar matahari akibat terdapatnya tetesan hujan pada sudut 50° sampai 53°, refleksi ini yang sangat mungkin memunculkan pelangi sekunder (ganda). Dimana diketahui warna pelangi sekunder lebih suram/kurang-jelas  dibanding dengan pelangi primer; karena lebih disebabkan atas jumlah cahaya yang lolos pada tetesan hujan. Oleh karena itu hampir boleh dikatakan kecemerlangan warna pelangi tergantung pada ukuran dari besarnya tetesan hujan itu sendiri. Pertanyaan harus dikemukakan kemudian adalah: "Apakah pada hari itu hujan?"
  • Syarat dan pendapat para ahli tentang hukum alam, untuk tampilnya sebuah Pelangi Ganda, sama sekali tidak mendukung iklim yang terjadi saat itu di Galilea,  dimana dikatakan kekeringan sedang melanda Galilea, hal ini juga yang menyebabkan surutnya danau Galilea. dengan demikian kondisinya bertentangan dengan kondisi hukum alam, maka perlu juga kita ketahui secara rohani apa yang Alkitab katakan dengan Pelangi (Busur Tuhan) dan dasar mengapa yang Maha Tahu Tuhan Semesta Alam meletakkan busur-Nya itu berbarengan dengan ditemukannya The Ancient Galilee Boat.
  • Beberapa referensi tentang PELANGI yang diperoleh dari Alkitab, dapat Anda baca dalam Kejadian 9: 8-16, Keluaran 2: 1-25, Ulangan 7: 9, Ezra 9: 6-15 , Yehezkiel 1: 28, Matius 24: 30, Wahyu  4: 3 Wahyu 8: 7, Wahyu 10: 1.

Sekarang kita telah mencermati, menelaah dan mengetahui misteri dari penemuan The Ancient Galilee Boat. Jadi, sensasi berlayar dengan Perahu Petrus; dengan iman kita ketahui bahwa: DIA yang berkuasa ingin Anda juga merasakan dan mengetahui bahwa DIA berkuasa memberitakan keberadaan-Nya di tengah-tengah dunia yang semakin ingin menyangkal-Nya. Tuhan Yesus seakan-akan ingin mengatakan kepada para penghujat-Nya, "Buktikan jika engkau mampu membuktikannya!, perahu-Ku, Ku-tampikan ke permukaan. Aku tersenyum dalam pelangi-Ku dan menantikan apakah engkau dapat mengungkapkan keberadaan-Ku dengan perahu itu?" Dalam Firman-Nya Tuhan Yesus berkata: "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan" [Mat 11: 29]
 
Tentu! berlayar dengan Perahu Petrus bukan hanya sekedar sensasi bahwa Tuhan Yesus pernah berlayar di danau ini, tetapi juga berlayar dengan PERAHU PETRUS menjadi sensasi yang sangat luar biasa, karena kita juga dapat merenungkan keajaiban penemuan The Ancient Galilee Boat sebagai sebuah hadiah yang takhingga, bahwa Tuhan Yesus dengan keberadaan-Nya, Ia lebih dari mampu menjaga Iman biji-mata-Nya (Anda dan saya) dari banyak sekali serangan dan ungkapan (bacaan-bacaan) yang ingin penyelewengan keberadaan-Nya. Dengan Iman kita percaya! Terpujilah Kristus...
   
In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!

 
Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".

Baca juga:
  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]
  • http://www.galenfrysinger.com/israel_jesus_boat_museum.
  • http://www.galenfrysinger.com/israel_jesus_boat_museum.
  • http://eo.ucar.edu/rainbows/
  • http://www.buzzle.com/articles/what-does-a-double-rainbow-mean.html
  • http://www.jesusboatmuseum.com/story-of-jesus-boat-discovery/

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.