BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
A Foreword From Our Tour Leader
"Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati" [1Sam. 16:7b]

Shalom...


Dear Guests & Members of shalomholyland.comm, sebelum kita bersama melakukan ziarah ke Tanah Perjanjian yang kita rindukan, secara umum saya akan mengajak Anda melakukan perjalanan maya (virtual), tentang beberapa pengalaman perjalanan saya ke Tanah Perjanjian, kemudian secara khusus saya juga akan berbagi cerita tentang sebuah jalan yang sangat bersejarah dan sangat penting dalam historical penyelamatan umat manusia, Via Dolorosa demikianlah dunia menyebutnya. Namun sesuai dengan berkembang jaman dan kepadatan penduduk, jalan itu saat ini lebih tepat disebut sebagai lorong atau mungkin gang besar ketibang sebuah jalan. Keberadaannya sudah tidak terlalu lebar seperti dahulu lagi atau untuk dapat disebut sebagai sebuah jalan, apalagi saat ini banyak terdapat pedagang disana, bahkan untuk jam-jam tertentu lebih tepat disebut sebagai sebuah pasar. Walau demikian janganlah kita terpaku pada bentuk fisik saat ini. Oleh karenanya saya akan mencoba mengajak Anda menapaki lorong-lorong tersebut dengan iman dan rasa syukur akan pengorbanan Tuhan Yesus atas kita.

Berbeda dengan konsep kebanyakan manusia, jika ada jalan, bangunan   atau tempat dimana  mereka pernah berjasa didalamnya, maka biasanya mereka juga menginginkan jalan atau bangunan atau tempat tersebut menjadi megah, mewah agar namanya dikenang disana bahkan menjadi kebanggaan bagi keturunannya. Beda dengan Tuhan kita yang dasyat! Jadi jangan heran jika saat ini pun jalan-jalan  tersebut tidak di penuhi oleh mall-mall mewah, atau supermarket-supermarket kelas dunia.  [Baca: Matius 25: 31-40].
Itulah Tuhan kita yang ajaib. Ia lebih akrab dengan kaum marginal.

Berikutnya saya juga akan mengajak Anda kebeberapa tempat lain, dimana Tuhan Yesus pernah melayani dan menjadi berkat bagi isi dunia ini, tentunya bagi Anda dan saya serta keluarga yang juga dicintai-Nya. Masih saja terbayang dan teringat bagaimana rasanya waktu pertama kali saya menginjakan kaki di Tanah Perjanjian. Tanah Perjanjian antara Abraham, bapa orang beriman, bapa kita, dengan Allah Pencipta Langit dan Bumi; bagaimana tidak, sentuhan-sentuhan itu, sentuhan spiritual yang untuk pertama kalinya menggetarkan hati dan perasaan saya, perasaaan religius yang sampai saat ini sulit saya ungkapkan dengan kata-kata, yang dikemudian hari menjadi pemicu untuk seterusnya dan tak henti-hentinya membentuk kerinduan saya untuk selalu datang dan menapak tilas kembali Kasih Tuhan Yesus yang demikian besar melalui pengorbananNya di Golgota bagi kita umat manusia, khususnya bagi saya sendiri dan seluruh keluarga, dan saat ini sungguh-sungguh saya sangat bersyukur dan bersuka cita dapat merasakan kerinduan kepada Rumah Tuhan yang sama besarnya dengan kerinduan umat-Nya di seluruh dunia, baik dahulu, saat ini dan masa yang akan datang seperti sebagaimana yang digambarkan dalam [Mazmur 122: 1-9].


(1) Nyanyian ziarah Daud. Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: "Mari kita pergi ke rumah TUHAN." (2) Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbangmu, hai Yerusalem. (3) Hai Yerusalem, yang telah didirikan sebagai kota yang bersambung rapat, (4) ke mana suku-suku berziarah, yakni suku-suku TUHAN, untuk bersyukur kepada nama TUHAN sesuai dengan peraturan bagi Israel. (5) Sebab di sanalah ditaruh kursi-kursi pengadilan, kursi-kursi milik keluarga raja Daud. (6) Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: "Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa. (7) Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!" (8) Oleh karena saudara-saudaraku dan teman-temanku aku hendak mengucapkan: "Semoga kesejahteraan ada di dalammu!" (9) Oleh karena rumah TUHAN, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu.


Saya juga percaya, pada waktu Anda mulai memutuskan mencari keberadaan Tanah Perjanjian di dalam dunia maya (internet) ini, apakah itu melalui mesin pencari Google, Yahoo, atau mesin-mesin pencari lainnya, dan ketika Anda menemukan shalomholyland.comm, lalu membaca Foreword saya dalam situs ini, saya yakini dengan iman, Tuhan menginginkan Anda melepas kerinduan terhadap keinginan yang mungkin sudah sangat lama Anda rindukan, mengunjungi Tanah Perjanjian dan memberkatinya! Tidak banyak orang yang memiliki kerinduan seperti Anda, oleh karena itu berdoalah, mohon bimbingan-Nya.

"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu" [Yohanes 15: 16].

Kita akan melihat dan memaknai Yerusalem dan Golden Gate, dari Gereja Dominus Flevit, Mount of Olives (Gereja Tuhan Menangis di Bukit Zaitun), dimana Tuhan Yesus pernah menangisi kota Yerusalem dari tempat itu [Lukas 19: 41-44]. Golden Gate adalah pintu gerbang utama, dari 11 pintu gerbang yang ada, dan saat Ini hanya ada 7 saja yang terbuka. Melalui gerbang ini pada hari Minggu sebelum Paskah yang disebut sebagai hari Minggu Palma Tuhan Yesus pernah memasuki Yerusalem dengan mengendarai seekor keledai, Ia dielu-elukan "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan" [Markus 11: 1-10]. Golden Gate di tutup rapat sampai saat ini dan tidak ada tanda-tanda akan dibuka kembali. Ditutup saat pemerintahan Ottoman Sultan Suleiman (1520-1566) dan tepat di depan pintu gerbang tersebut terdapat makam dari masyarakat Muslim Yerusalem. Alkitab menubuatkan bahwa pada akhir zaman pintu ini akan terbuka kembali dan diganti dengan pintu gerbang baru untuk menyambut kedatangan Mesiah Juruselamat Manusia [Yehezkiel 44:1-4], Haleluya! terpujilah Kristus!

Pada saatnya saya juga akan mengajak Anda menapak-tilas lorong-lorong jalan yang dikenal sejak dulu kala sebagai Via Dolorosa, seperti yang sedikit telah saya jelaskan diatas, namun sebelum itu terwujud secara nyata saya akan sedikit menceritakan kepada Anda kerinduan saya untuk selalu melihat tempat ini. Selalu saja saat-saat saya berada di tempat itu, tanpa terasa air mata mengalir begitu saja dan tidak dapat terbendung, mungkin karena mengingat cinta kasih Tuhan Yesus kepada saya dan keluarga, juga cinta kasih-Nya sangat dalam kepada Anda dan keluarga; mungkin juga karena saya merasa dosa saya sangat banyak kepada-Nya, tetapi saya bersyukur sungguh Tuhan saya itu sangat luar biasa, Ia sanggup menderita bagi saya yang tidak berarti dan penuh dengan dosa ini. Firman-firman yang pernah saya baca, film-film rohani pernah saya tonton, dalam sekejab seperti diputar kembali dan begitu nyata dalam ingatan saya, sungguh tidak habis-habisnya saya berfikir bagaimana mungkin sampai ada seorang anak manusia yang mampu dengan tegar dan tabah memikul salib yang telah di ketahui-Nya akan menjadi tiang gantungan bagi diri-Nya sendiri. Ia dihina, dicemooh, mereka meludahiNya [Matius 27: 27-31], namun Ia tetap taat sampai akhir hayat-Nya.

Logika manusia saya sempat berfikir, demontrasi kasih ini hanya mungkin dilakukan oleh seseorang yang memiliki tekat luar biasa, tekat yang ingin memiliki kembali apa yang hilang, yang pernah dimiliki-Nya, atau apa yang pernah diciptakan-Nya atau setidaknya demontrasi kasih ini ingin menyatakan bahwa: "Biarlah melalui kasih dan pengorbanan-Nya sesuatu yang dimilikiNya dapat diselamatkan dan menjadi milik-Nya kembali". Dengan demikian logika manusia saya menyimpulkan, tentunya bentuk demontrasi kasih yang tak memiliki batas ini merupakan bentuk keuntungan yang tak hingga bagi kita umat manusia di dunia ini, khususnya bagi Anda dan saya serta keluarga, yang menyerahkan diri ke dalam pengharapan penyelamatan kasih Tuhan Yesus Kristus sebagai juruselamat pribadi. Saya juga  menjadi sangat mengerti dan kasih-Nya menjadi nyata, terlebih setelah membaca nubuatan Yesaya yang ditulis kurang lebih 700 tahun sebelum Tuhan Yesus dilahirkan, nubuatan tentang apa yang di firmankan bagi-Nya.

"Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh". [Yesaya 53: 5].

Saya menyarankan Anda membaca selengkapnya [Yesaya 53: 1-12], namun sebelumnya mintalah Roh kudus membukakan hati dan pengertian Anda tentang nubuatan ini. Setelah selesai dan menghayatinya, saya yakin tak akan habis-habisnya kita bersyukur memiliki Tuhan yang luar biasa, Tuhan yang ajaib, Tuhan yang tidak mencari kesenangan dan kepentingan bagi dirinya sendiri, tetapi Tuhan yang rela mati untuk menebus dosa Anda dan saya serta keluarga. Mulai saat itu untuk urusan yang berhubungan dengan kasih dan pengorbanan saya tidak ingin lagi memakai logika manusia saya, saya ingin mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati saya dan bukan dengan pikiran saya. Kiranya Tuhan menolong saya dan juga Anda sekalian.
 
Jika sebelumnya saya bersyukur memiliki kerinduan yang telah terobati atas Rumah Tuhan, kali ini setelah melewati Via Dolorosa, saya lebih bersyukur dan berterima kasih atas kasih karunia Tuhan yang heran itu. Jadi nanti saudaraku,  saat kita berada di Via Dolorosa, pergunakanlah kesempatan itu untuk berdoa dan bersyukur yang sedalam-dalamnya kepada Tuhan Penebus Kita.

Nah, sekarang saya yakin, Anda dan saya sadar benar, kita memiliki harta yang terindah, baik di dunia maupun di surga, dimana ngengat dan karat tidak dapat membuatnya luntur atau membuatnya rusak, harta Surgawi yang sejak awal Tuhan ingin limpahkan kepada kita umatNya [Matius 6: 19-20]. Saya juga sudah sangat yakin Anda akan memiliki hati dan perasaan religius yang sama saat kita berada bersama-sama disana.

Nanti secara fisik saya juga akan membawa Anda ke tanah dimana Tuhan Yesus banyak sekali melakukan mujizat-mujizat, Tanah dimana terdapat danau yang sangat terkenal bernama Galilea atau Gennesaret. Banyak sekali rekan-rekan seiman yang melakukan perjalanan ke tanah ini, bahkan mengarungi danau ini bertanya kepada saya: "Apa keistimewaan danau ini ya?, pemandangannya pun tidak lebih indah dari danau Toba di Prapat-Medan atau danau Batur di Kintamani-Bali". Dengan perlahan sayapun mencoba sedikit memberikan pengertian: "Danau Toba, danau Kintamani atau danau-danau lainnya di Indonesia bahkan banyak danau lain di dunia ini yang keindahannya tujuh kali tujuh lebih indah dari danau Galilea, TETAPI saudaraku! sayangnya, hanya ada satu danau di dunia ini, dimana Tuhan kita Yesus Kristus pernah berjalan diatasnya. Hanya ada satu danau dengan angin sakalnya mencoba menggoyahkan iman para murid Kristus, yang kemudian dihardik-Nya dan takluk, menjadi tenang atas perintah-Nya".


Halelya, luar biasa. Jadi itulah keberadaan danau Galilea, tidak seindah danau Toba memang, tapi danau ini tetap ada sampai saat ini untuk menjadi saksi kebenaran Alkitab atas kehadiran Allah di tengah-tengah umat manusia, untuk menyelamatkan Anda dan Saya serta keluarga. Bukan hanya itu, tahukah Anda dari tepian danau ini juga, Tuhan kita, mengutus Petrus untuk menggembalakan domba-dombaNya, menggembalakan Anda dan Saya [Yohanes 21:1-17].

Jika tiba saatnya nanti, kita juga akan bermain di tepian danau ini, bahkan kita akan bersama-sama mengarungi danau Galilea dengan Perahu Petrus, bersama-sama kita mengenang, bahwa Tuhan kita yang heran itu, pernah hidup di danau ini 2000 tahun lalu, untuk mempertunjukan kasih Allah yang luar biasa atas Anda dan saya serta keluarga.
 
Tentu saja masih banyak sekali situs-situs yang akan kita kunjungi (bacalah jadwal perjalanan shalomholyland.comm yang Anda pilih dengan seksama, baca juga Situs2 Kunjungan yang disampaikan dalam situs ini). Pilihan jadwal perjalanan menentukan jumlah hari perjalanan dan tempat-tempat yang akan Anda kunjungi, oleh karenanya baca juga dengan seksama brosur yang disampaikan kepada Anda.

Perjalanan ziarah kemungkinan juga akan melalui negara Mesir dan/atau Yordan, tidak banyak hal yang akan saya sampaikan dalam Foreword ini tentang Mesir dan Yordan, Anda dapat membacanya sendiri dalam bagian Situs2 Kunjungan, namun sedikit yang perlu disampaikan dan saya yakin, Andapun mungkin telah mengetahuinya, bahwa negara-negara ini (Mesir dan Yordan) adalah negara-negara yang tidak pernah dapat dipisahkan dari awal pembentukan keturunan Yakub, bahkan sampai pada pemerintahan akhir zaman nanti. Bukalah Alkitab Anda dan carilah Moab itu adalah Yordan, carilah Firaun, itu adalah raja-raja pemerintahan Mesir. Walaupun Moab diganjar habis-habisan bahkan ia akan mengalami nasib seperti Sodom [Zefanya 2: 9] tetapi kasih Tuhan akan memulihkan Moab [Yeremia 48:47]. Nubuatan Alkitab "YA" dan "AMIEN", diakhir jaman Mesir bahkan Asyur, juga akan bahu-membahu secara berdampingan dengan keturunan Yakub akan menyembah kepada Allah yang hidup; bahkan akan ada jalan yang melintas diatas Israel antara Mesir sampai ke Asyur untuk mereka beribadah kepada Allah yang hidup [Yesaya 19: 23].

(8) TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. (9) Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. (10) Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, (11) tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; (12) sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. (13) Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. (14) Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. [Mazmur 103: 8-14].

"Tidak ada gading yang tak retak", tidak selalu semua perbuatan sempurna, hanya Tuhan kita Yesus Kristus yang paling sempurna, bagi Dia-lah hormat dan pujian. Oleh karenanya sebagai bentuk ucapan syukur, saya dan seluruh crew shalomholyland.comm, kami bertekat dan berjanji akan selalu berupaya semaksimal mungkin mewujudkan kerinduan Anda berziarah ke Tanah Perjanjian yang kita cintai bersama. Karena semua itu adalah bentuk persembahan yang harum baunya dan berkenan kepada Allah kita yang dasyat. Kiranya Tuhan berkenan menolong maksud baik kita bersama.

In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...

Haleluya, Amin!

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather.