BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
The Rose-Red City
Beranda Yordania The Rose-Red City


Petra. Dalam bahasa Arab : البتراء, Al-Batra ʾ situs ini adalah sejarah dan arkeologi dari kota Yordania  yang terkenal dengan arsitektur pahatan gunung batu dan dan sistem pengairannya. Didirikan sekitar tahun abad 6 SM sebagai ibu kota Nabataeans. Petra juga merupakan icon penting dan daya tarik wisata Yordania, sebagai situs yang paling sering dikunjung. Terletak di lereng Gunung Hor propinsi Ma'an dalam ceruk gunung-gunung yang membentuk sayap bagian timur Araba (Wadi Araba), dengan lembah besar Disepanjang Laut Mati ke Teluk Aqaba . Petra telah menjadi salah situs Situs Warisan Dunia yang tercatat pada UNESCO  sejak tahun 1985.  Disamping sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia (Seven Wonders of the World), Petra juga telah dipilih oleh The British Broadcasting Corporation (BBC) Sebagai salah satu tempat yang harus Anda lihat sebelum Anda meninggal  (the 40 places you have to see before you die).

Petra adalah sebuah harta yang tak hingga dari peninggalan dunia kuno, sebuah kota megah tersembunyi, dipahat pada dinding-dinding batu merah dan terlidung di dalam gunung-gunung itu sendiri. Sebuah kota didalam ceruk gunung batu yang sekaligus menjadi penjaga alam dan menyebabkan ia dapat terlindung sampai hari ini. Petra memang merupakan kota misterius bagi pengunjungnya.

Ceruk gunung batu dimana Petra berada,  menyajikan lebih dari 800 situs-situs terpisah, yang termasuk bangunan, makam, pemandian, ruang penguburan, kuil, dan jalan yang di hiasi tiang-tiang yang sebagian besar diukir dari batu pasir kaleidoskopik oleh seniman-seniman yang menjadi penghuni kota ini pada saat Petra dibangun.

Tentunya menjadi pertanyaan terbesar bagi setiap pengunjung Petra adalah  pertanyaan tentang penghuni Petra itu sendiri, walaupun kebanyakan orang mengasosiasikan Petra dengan kaum Nabatean, pada kenyataannya daerah ini jauh sebelum kedatangan mereka, Petra hanya sebuah lokasi kecil disebelah utara
lokasi saat ini yang dihuni oleh kaum Nomaden, dimana ditemukan sisa-sisa desa pertanian Beidha yang telah dihuni antara 7000-6500 SM. Penemuan situs lembah Beidha membuktikan semua itu.

Orang Edom juga tercatat sebagai penduduk mula-mula daerah Petra di zaman besi (1200-539 SM). Penggalian dekat Petra telah mengungkapkan pemukiman orang Edom di Tawilan dan di sekitar puncak gunung Umm-Biyara. Sebagian besar orang Edom tampaknya adalah  tukang (seniman) batu miskin yang juga memiliki keunggulan dalam membuat tembikar.  Seni dalam bekerja dengan batu serta pembuatan tembikar inilah kemungkinan terbesar yang menular kepada kaum Nabatean dalam era itu.

Baru kemudian kaum Nabataean, yang awalnya merupakan orang-orang Arab Nomaden dari utara Saudi, mulai menetap di daerah Petra sejak sebelum masehi sampai pada akhir abad 7 Masehi. Mereka tampaknya datang sedikit demi sedikit, dan secara damai berintegrasi dengan kaum Edom dan menetap lebih dahulu disana. Kemungkinan terbesar pada awalnya mereka tertarik oleh pasokan air yang berlimpah dari tanah yang dikelilingi oleh pegunungan itu. Kemungkinan terbesar air didatangkan dari wadi Musa (karena kaum Nomaden kebanyakan adalah pengembala kambing dan domba). Air merupakan kebutuhan utama yang sangat
penting waktu itu, bagi kelangsungan hidup mereka sendiri dan juga hewan-hewan mereka. Melalui system irigasi yang cukup canggih saat itu, air dialiri melalui talang-talang yang dipahat (dibentuk) pada batu  dicelah-celah batu. Talang-talang masih dapat dilihat sampai hari ini, bahkan diantaranya terdapat dibeberapa cadas lereng di jalan masuk ke Petra. Pada  akhir abad ke-4 sebelum masehi kaum Nabataean telah mapan di daerah Petra dan sekitarnya, dan setelah beberapa waktu beradaptasi mereka mulai membangun Petra sebagai tempat mereka menetap secara permanen.

Bagi iman Kristen, sesungguhnya Petra belum secara penuh terbukti berkaitan dengan Nubuatan Akhir Zaman yang banyak disebutkan akhir-akhir ini, dimana beberapa analis Kristen atas kitab Wahyu menghubungkan Petra sebagai tempat di gurun yang dipersiapkan oleh Allah bagi persebunyian orang-orang Yahudi.  Dimana di nubuatkan mereka akan lari dari antikristus ketika Yerusalem jatuh ke dalam kekuasaannya; sebagai rujukan dari  nubuat “kedatangan kedua Yesus Kristus" [Baca: Wahyu 12:6, 14].

Suasana terindah mengunjungi Petra adalah pada pagi atau  sore hari, ketika matahari menyinari batu warna-warni bangunan dan batu-batu gunung itu sendiri. Anda dapat melihat kemegahan Petra dan terkagum-kagum seperti ketika para penemu pertama pada  tahun 1812 menemukannya, setelah selama hampir 300 tahun terkubur dari peradaban dunia.


In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!
 
Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".
 
Baca juga:
  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.