BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
Q u m r a n
Beranda Israel - Palestina Q u m r a n

 Qumran, dalam bahasa Ibrani: חירבת קומראן Arab: خربة قمران - Khirbet Qumran, adalah nama modern bagi lokasi dari biara di Laut Mati. Letaknya adalah 14,4 km sebelah selatan Yerikho. Para ahli berkesimpulan bahwa Qumran adalah tempat tinggal kaum Eseni di pesisir Laut Mati. Selain itu Qumran juga menjadi pusat aktivitas para kaum Eseni. Para ahli-ahli purbakala pun menggali daerah itu. Para penggali itu menemukan meja-meja kapur di Qumran. Mereka yakin bahwa di atas meja-meja inilah Gulungan Laut Mati ditulis, disalin dari generasi ke generasi oleh para juru tulis biara. Diperkirakan gulungan-gulungan tersebut ditemukan pada tahun 1947 dan sesudahnya.Meja-meja tersebut ditemukan di atas tanah di antara reruntuhan yang menggunung bersama robohnya bangunan berlantai dua. Para arkeolog berpendapat bahwa posisi meja-meja menjadi seperti itu karena jatuh dari ruangan yang runtuh. Ruangan itu mereka namakan "scriptorium" yang artinya "ruangan untuk menulis". Penduduk yang tinggal di sana ternyata merupakan suatu persekutuan dari pertengahan abad kedua sebelum Masehi.  Mereka tinggal di daerah tersebut sampai daerah itu direbut oleh Roma dalam perang pada tahun 66-67 Masehi.

Khirbet Qumran terletak 10 km sebelah selatan kota Yerikho. Karena akses ke Qumran merupakan jalan buntu, maka hal ini  merupakan lokasi yang sangat sempurna untuk sekte Eseni mengisolasionis hidup mereka dari dunia luar. Situs Qumran digali oleh imam Katolik bernama Roland deVaux pada tahun 1953-1956, yang kemudian dilanjutkan oleh Hanan Eshel.
Jika kita perhatikan lokasi dimana situs Qumran berada, dapat dilihat bak-bak pemandian yang memiliki satu tangga untuk turun dan naik. Bak-bak tersebut dibangun untuk penampungan air, yang sekaligus tempat dilakukannya ritual mandi pemurnian (mikvot).
   

Karena kaum Eseni membutuhkan air yang cukup banyak untuk ritual pemurnian mereka sehari-hari, mereka menyalurkan air dari wadi yang dikumpulkan dari hujan selama musim dingin. Bendungan membantu pengalihan air ke saluran-saluram air yang menuju puluhan waduk, dan kolam yang sudah tersedia di dalam lokasi yang di bangun untuk itu.

Di lokasi ini para Arkeolog juga menemukan scriptorium (ruang menulis/menyalin naskah laut mati), dengan alasan mereka  menemukan (dengan posisi tertentu) beberapa botol tinta dan alat tulis serta meja kapur yang diduga  sebagai meja dimana naskah-naskah laut mati ditulis, mereka juga menyimpulkan bahwa barang-barang tersebut berasal dari ruang lantai kedua yang telah runtuh yang adalah scriptorium ruangan dimana naskah-naskah laut mati ditulis dan disalin ulang. Memang tidak ada gulungan yang ditemukan di ruangan itu, atau di reruntuhan dari situs itu sendiri. Namun jenis tembikar yang sama dan unik seperti yang dipakai untuk menyimpan gulungan naskah laut mati yang ditemukan di dalam gua-gua di laut mati membantu menandai dan menghubungkan, bahwa proses penulisan maupun pengarsipannya ke dalam wadah tembikar untuk dilakukan penyimpanan, kemungkinan terbesar dilakukan dari tempat ini.

Situs lain yang dapat Anda lihat adalah Ruang Makan Bersama, ruangan panjang terdiri dari tiga baris di tempat dimana Qumranites makan bersama, dan mereka makan dalam kondisi yang tidak berbicara satu dengan lainnya. Jika tidak diperhatikan mungkin tidak ada yang aneh dengan ruangan ini, namun jika kita diperhatikan arah dari ruangan dimana sekte Eseni melakukan makan bersama ternyata arahnya sejajar dengan arah dimana Yerusalem berada. Hal lain dari ditariknya kesimpulan oleh para arkeolog karena di ruang berikutnya, ditemukan lebih dari 1000 bejana lengkap, termasuk 708 cangkir, piring 210 dan 108 mangkuk salad yang sampai ditemukan masih dalam kondisi tersusun rapi dan tak terpisahkan.

Qumran, di samping sangat menarik untuk di singgahi, untuk pembelajarannya kita juga akan di bawa kedalam ruang theater dan disuguhi tontonan film yang menceriterakan bagaimana naskah-naskah laut mati di temukan, disamping itu kita juga akan diberikan keterangan yang cukup jelas mengenai bagaimana sakte Eseni hidup dan mendedikasikan diri mereka untuk memelihara firman Tuhan. “10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan 11 Demikian juga firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Ku-kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.” [Yesaya 55: 10-11].
 
In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!
 
Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".
 
Baca juga:
  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Qumran
  • http://www.pohick.org/sts/qumran.html
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Qumran
  • http://www.bibleplaces.com/qumran.htm

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.