BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
Papyrus Art & Handy Craft
Beranda Egypt - Mesir Papyrus Art & Handy Craft

 Papyrus Art & Handy Craft. Tahukah Anda bahwa bangsa Mesir sudah meng-utilisasi tanaman papirus ini sejak kira-kira 5000 tahun lalu, bangsa Mesir Kuno memanfaatkan papirus sebagai alat tulis mereka, dengan cara mengiris-iris batang pohon ini titip-tipis, menggabungkannya menjadi layaknya sebuah lembaran kertas, proses pembuatannya memang tidak serapih dan sebaik kertas yang kita kenal saat ini dan juga tidak memiliki ukuran standar seperti: A3, A4, Kwarto, Letter, Plano dan sebagainya, namun penemuan ini menjadi tonggak sejarah pengarsipan informasi yang menjadi sangat berguna bagi umat manusia.

 Papirus atau Papyrus (nama ilmiah: Cyperus papyrus) atau kita di Indonesia mengenalnya sebagai pohon Lontar. Tunbuhan ini adalah jenis tanaman air dan menjadi menjadi sangat populer setelah Mesir meng-utilisasi tumbuhan ini menjadi alat atau wadah untuk mencatat budaya, sejarah, sains maupun agama kepercayaan mereka, sebagai pengganti kulit yang saat itu sudah mulai ditinggalkan.

Karena sudah sejak dulu kala telah dipakai sebagai bahan untuk membuat kertas, papirus menjadi sangat terkenal di Mesir dan sekitarnya, apalagi setelah Imperium Roma mempergunakannya sebagai alat tulis, dan telah di utilisasi sebagai kebutuhan serta alat pencatat dan surat menyurat mereka. Di sisi lain para agamawan juga memanfaatkan papirus sebagai wadah untuk mencatat Firman Tuhan, Saat ini papirus menjadi sangat terkenal di dunia bukan saja sebagai peninggalan sejarah kuno alat tulis, tetapi juga sebagai icon kebanggaan Mesir; sebagai karya seni yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

 Tanaman ini umumnya dijumpai di tepi dan di lembah delta Sungai Nil. Secara fisik, daun pohon ini mirip rambut terjurai. Tangkainya tidak bercabang dan setinggi 3 sampai 5 meter, berbentuk secara bersilangan. Di sekeliling dasar tangkai tersebut tumbuh dedaunan berserabut pendek. Orang-orang Mesir kuno menggunakan batang tanaman papirus untuk berbagai tujuan, seperti: pembuatan tali, tikar, layar, kain, dan kertas.

Tahukah Anda bahwa bangsa Mesir sudah meng-utilisasi tanaman ini sejak kira-kira 5000 tahun lalu, bangsa Mesir Kuno memanfaatkan papirus ini sebagai alat tulis mereka, mengiris-iris batang pohon ini titip-tipis, menggabungkannya menjadi layaknya sebuah lembaran kertas, memang tidak serapih dan sebaik kertas yang kita kenal saat ini dan juga tidak memiliki ukuran standar seperti: A3, A4, Kwarto, Letter, Plano dan sebagainya, namun penemuan ini menjadi tonggak sejarah pengarsipan informasi yang menjadi sangat berguna bagi umat manusia; serta merupakan warisan yang tidak ternilai harganya bagi perkembangan arkeogi dan pengungkapan sejarah umat manusia, khususnya jika dibandingkan dengan agama sebagai referensi atas informasi dan fakta bagi para pencari pembuktian kebenaran (Arkeologi vs Firman Tuhan). Bagi kita Umat Kristen, pemanfaatan papirus dulu kala adalah dalam rangka pencatatan Firman Tuhan, sehingga saat ini bukan saja di manca negara tetapi juga di Indonesia, Lembaga Alkitab Indonesia dapat menyajikannya dalam bentuk Alkitab yang kita baca dan firman-Nya dimuliakan di negara kita.

 Pembuatan kertas papyrus kemudian diadopsi oleh bangsa Yunani dan Roma kuno, dipergunakan untuk membuat buku, dalam bentuk roll atau gulungan, dan juga dipakai untuk dokumentasi hukum dan korespondensi. Papyrology - adalah ilmu cara membaca menginterpretasikan dan perawatan dokumen kuno yang tertulis pada papirus. Beberapa Papirus tertua yang pernah ditemukan berasal dari tahun 3.000 BC, diantaranya adalah: Rhind (matematika papirus, Edwin Smith bedah Papirus,) dan papirus Turin. Sejumlah karya sastra yang berasal dari Helenistik dan Romawi, yang ditulis pada papirus, dalam naskah demotik Mesir, Yunani, atau Latin telah dikumpulkan pada akhir abad 18 dan awal 19. Karya-karya tersebut telah menjadi sumber informasi yang tak ternilai harganya bagi dunia kuno Mediterania, dan merupakan informasi penting untuk studi agama kuno dan sastra klasik.

 Pada akhir 1940-an, manuskrip Alkitab, dalam bentuk gulungan papirus, ditemukan di daerah Laut Mati, yang dikenal sebagai Gulungan Laut Mati, (The Dead Sea Scrolls) . Juga temuan lain yang tidak kalah menariknya adalah naskah manuscript Athena oleh Aristoteles, ditemukan oleh seorang misionaris Amerika di Mesir, pada tahun 1891.

Dewasa ini papyrus bukan hanya terkenal sebagai peninggalan sejarah Mesir kuno maupun mediterania, papyrus kuno memiliki nilai yang tak hingga, disisi lain merupakan komoditi menarik yang banyak diminati orang.

Saat berada di Mesir, kita dapat memperoleh berbagai bentuk cindra-mata papirus, dimulai dari cendera mata berupa pembatas buku sampai dengan karya seni papirus yang ditawarkan dengan harga cukup mahal. Tidaklah mengherankan jika kemudian industri pariwisata Mesir turut memboncengkan ketenaran papirus dan menjadikannya komoditi menarik yang mendampingi industri ini untuk mendatangkan wisatawan manca negara ke negeri peninggalan sejarah yang namanya banyak sekali disebut-sebut dalam Alkitab.

In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!

Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".

Baca juga:

  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Papyrus
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Papirus
  • http://reviews.ebay.com/Story-Of-The-http://reviews.ebay.com/Story-Of-The-Papyrus

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.