BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
Gereja Sampah
Beranda Egypt - Mesir Gereja Sampah


Gereja Sampah. Saint Simon (Simeon) Shoemaker (Sama'an el-kharrāz dalam bahasa Arab), dikenal juga sebagai Simon The Tanner, jika diterjemakan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti Simon Si Penyamak Kulit.  Saint Simon adalah seorang penganut Ortodoks Koptik ia hidup semasa pemerintahan Muslim Fatimiyah Khalifah Al-Muizz Li-Deenillah (953-975 AD). Dan  pada waktu itu Abraham Suriah adalah Paus Koptik di Mesir.

Sesungguhnya St. Simon The Tanner bukanlah berasal dari gereja sampah. atau seorang rabi saat itu  atau bukan juga pengelola Gereja Sampah; nama tersebut hanya di  dedikasikan kepada St. Simon The Tanner sehubungan dengan ceritera mujizat terangkatnya bukit Muquattam, dimana Abraham Suriah Paus Koptik saat itu diminta untuk membuktikan kebenaran bagian Alkitab [Matius 17:20].

Karena Abraham meminta waktu tiga hari untuk pembuktian tersebut maka ia mengkompilasi sekelompok biarawan, imam dan tua-tua untuk bersamanya selama tiga hari  tinggal di gereja untuk penebusan dosa. Pada pagi hari ketiga, saat Abraham berdoa di Gereja Perawan Suci Al-Mu'allaqa (Gereja Gantung), ia melihat Perawan Suci dan menyuruhnya pergi ke pasar besar serta berkata: “Engkau akan menemukan seorang pria bermata satu dan di bahunya membawa sebotol penuh air. Engkau harus memintanya untuk menyelesaikan apa yang dituntut daripadamu, karena ditangannya keajaiban akan terwujud”.

Abraham mendengarkan Perawan Suci dan segera pergi ke pasar dimana ia akan bertemu dengan pria itu.  Pria yang dimaksud adalah St. Simon The Tanner, yang telah dicabut matanya karena bagian Alkitab [Matius 5:29-30]. Pada saat itu, kebanyakan dari orang-orang Koptik (Kristen) di Mesir adalah pengrajin. Termasuk juga St. Simon yang bekerja di salah satu kerajinan penyamakan kulit (pembuatan sepatu) yang ada di Babel (Old Cairo). Kerajinan tersebut masih dikenal disana sampai hari ini.

Setelah menceriterakan maksud dan tujuannya maka Simeon (St Simon The Tanner) mengatakan kepada Abraham untuk pergi dengan para imam dan semua umat-Nya ke gunung 
Muquattam, juga bersama mereka yang meminta Abraham untuk membuktikan bagian Alkitab [Matius 17:20].  Simeon juga meminta Abraham untuk menangis dan berdoa mengucapkan kalimat “Ya Tuhan, kasihanilahí” sebanyak tiga kali, serta membuat tanda salib diatas gunung tersebut. Abraham mengikuti seluruh apa yang diminta oleh Simeon dan Bukit Mokattam pun terangkat dan bergeser. Setelah mukjizat dilakukan segeralah Abraham teringat akan Simeon dan ketika Abraham mencari St. Simon The Tanner, ia telah menghilang dan tak seorang pun bisa menemukannya. Baru kemudian selama tahun 1989-1991, para pendeta Koptik dan para arkeolog mencari peninggalan dari St. Simon si penyamak kulit dan kerangkanya ditemukan di Gereja St Maria (Gereja Gantung). Ditemukan pada tanggal 4 Agustus 1991, tepat satu meter di bawah permukaan gereja.

Dalam gereja dimana kerangka St. Simon ditemukan juga terdapat sebuah lukisan yang menggambarkan Paus Koptik Abraham dan seorang lainnya yang berkepala botak membawa dua botol air untuk menyamak. Sosok tersebut kemungkinan terbesar adalah St. Simon The Tanner karena ia dikenal sebagai pembawa wadah (jar)  untuk masyarakat miskin. Wadah air (Jar) juga ditemukan dalam gereja yang tertera tanggal  lebih dari seribu tahun dan diyakini sebagai wadah (jar) air tanah liat yang digunakan oleh St. Simon Tanner untuk membawa air bagi masyarakat miskin. Jar itu saat ini disimpan di Gereja Saint Simon di bukit Muquattam yang saat ini dikenal sebagai Gereja Sampah.

In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!
 
Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".
 
Baca juga:
  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Simon_the_Tanner
  • http://www.copticchurch.net/topics/synexarion/simon-popeabraam.html

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.