BIAYA & JADWAL KEBERANGKATAN
Situs - Situs Kunjungan
Egypt - Mesir
Israel - Palestina
Yordania
TIPS PERJALANAN ZIARAH
OLEH2 DARI TANAH PERJANJIAN
PENERBANGAN & HOTEL
SYARAT & KETENTUAN
INFORMASI NILAI TUKAR RUPIAH



page hit counter
Y e r i k h o
Beranda Israel - Palestina Y e r i k h o

Yerikho-Pelestina. Yerikho Arab : أريحا Ariha; Ibrani : יְרִיחוֹ Yəriḥo, terletak di dekat Sungai Yordan di Tepi Barat wilayah Palestina. Kota ini adalah ibukota Governorat Yerikho dan memiliki populasi lebih dari 20.000. Terletak jauh di bawah permukaan laut pada timur-barat sekitar 16 kilometer dari utara Laut Mati, Yerikho adalah situs di bumi yang dihuni secara permanen. Hal in dan diyakini sebagai kota tertua yang dihuni di dunia.

Alkitab menjuluki Yerikho sebagai "Kota Pohon Korma" [Ulangan 34: 3; Hakim-hakim 1: 16, 3: 13; 2 Tawarikh 28: 15; Nehemia 8: 15]. Dengan sumber mata air yang berlebihan di sekitarnya, Yerikho menjadi situs menarik untuk tempat tinggal manusia secara permanen selama ribuan tahun.  Nama Arab Jericho, "Ariha", berarti "wangi" dengan makna yang sama orang Kanaan menyebutnya “Reah”. Nama Yerikho dalam bahasa Ibrani adalah Yəriḥo, juga diduga berasal dari akar yang sama, meskipun alternatif teori menyatakan bahwa hal itu berarti "bulan" (Yareah), karena kota ini merupakan pusat awal ibadah untuk dewa bulan.

Yerikho juga sangat dikenal dalam tradisi Yahudi dan Kristen sebagai pintu masuk saat Israel kembali dari perbudakan di Mesir, yang dipimpin oleh Yosua, penerus Musa [Baca: Yosua 6: 1-27]. Saat ini Para arkeolog telah menggali sisa-sisa terhadap lebih dari 20 pemukiman di Yerikho.

Berawal dari kaum pemburu Natufian, yang menjadikan Yerikho tempat berkumpul mereka pada musim semi disekitar 9000 SM, karena lokasi Yerikho lebih hangat dari tempat asal mereka maka pada sekitar 9600 SM, karena kekeringan dan musim dingin yang lebih lama dari biasanya kaum pemburu Natufian akhirnya menjadikan Yerikho
tempat pemukiman permanen mereka. Para arkeolog juga menemukan hunian-hunian dari tahun 10000 sampai 9000 SM dengan bentuk melingkar yang dibangun dari tanah liat dan batu bata jerami yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Setiap rumah berukuran sekitar 5 meter, beratap ijuk dan dilumuri lumpur yang diperoleh dari sungai Yordan.

 Sekitar 9400 SM Yeriko sudah menjadi semacam kota yang dihuni lebih dari 1000 orang dengan 70 tempat tinggal. Aspek paling mencolok dari kota ini adalah dinding batu besar lebih dari 3,6 meter, dan memiliki fondasi 1,8 meter di dasarnya. Di dalam tembok ini ada sebuah menara dengan tinggi 3,6 meter dan memiliki tangga dengan 22 anak tangga yang terbuat dari batu, kemungkin terbesar penggunaan dinding dan menara adalah untuk pertahanan kota terhadap banjir dan aliran lumpur yang datang dari sungai Yordan.

Melalui berbagai zaman yang dimulai sejak zaman Pra-Tembikar Neolitikum 9600 SM, pada zaman Perunggu (sekitar 1700 SM) kota ini menikmati kemakmuran, dimana  kemudian dinding-dindingnya diperkuat dan diperluas.

Menurut methode penanggalan karbon kota Kanaan (Kota Yerikho IV) hancur antara 1617 dan 1530. Namun tetap berpenghuni sampai kota ditemukan kembali di abad ke-9 SM. Tercatat juga Alexander Agung antara 336 dan 323 SM demikian juga Asyur dan Babel pernah menguasai kota ini. . Demikian halnya dengan Herodes yang diasumsikan dibawah kontrol Kekaisaran Romawi Herodes diberikan mandat untuk mengawasi pembangunan teater perlombaan kuda (Tel es-Samrat) untuk menghibur tamu-tamunya disana. Mandat yang diperoleh dimanfaatkannya juga untuk membangun saluran air dibawah tebing dengan maksud agar air dapat sampai keistananya di Tulul al-Alaiq. Banyak sekali Era yang sudah dilalui kota tertua di dunia ini, referensi lebih lengkap dapat Anda baca pada linked yang diberikan pada catatan kaki.

Bagi umat Kristen, era yang paling menarik yang pernah dilalui oleh kota ini adalah era dimana Tuhan Yesus pernah berada di dalamnya, diantaranya adalah peristiwa ketika Tuhan Yesus dicobai dan dibawa ke suatu gunung yang sangat tinggi (Mt. Temptation), dimana Ia  diperlihatkan pada semua kerajaan dunia dengan kemegahannya [Matius 4: 8]. Tempat dimana Tuhan Yesus dicobai saat ini berdiri Gereja Ortodoks Yunani atau disebut juga Monastery of Temptation.

Juga kisah tentang Batimeus anak Timeus, pengemis buta yang disembuhkan karena imannya [Markus 10: 46-52]. Yang menarik lainnya dari kota Yeriko adalah kisah  kepala penagih pajak bernama Zakheus saat Tuhan Yesus memasuki Yerikho, Zakheus berusaha melihat Yesus, tetapi karena ia orang yang pendek maka ia tidak dapat melewati kerumunan orang banyak yang juga mau melihat-Nya, jadi ia berlari mendahului orang banyak itu dan memanjat Pohon Ara untuk dapat melihat Tuhan, karena Yesus akan lewat disitu. Singkat cerita  Zakheus bertobat dari praktek-praktek tidak jujurnya dan menyerahkan setengah dari miliknya untuk orang miskin dan mengganti empat kali lipat kepada orang yang pernah diperasnya.
 
Tentang Zakeus saya jadi teringat cerita anecdotes tentang “Kekayaan Petrus di periksa Zakeus”; Tentu saja sejak mengikuti Yesus Petrus bersama keluarga dan rekan nelayan lainnya selalu berhasil dan memperoleh banyak sekali ikan Tilapia (St. Peter Fish). Jadi tidak terlalu mengherankan jika Petrus pergi melayani bersama Tuhan Yesus, ia tidak perlu kuatir dengan keberadaan ekonomi orang tua dan saudara-saudaranya, serta rekan-rekan nelayan yang ditinggalkannya; ceritanya begini:
 
Suatu hari Petrus didatangi Zakeus, yang curiga karena Petrus mendadak kaya. Zakeus penasaran dan ingin mengetahui dan memeriksa apakah pajak atas kekayaan Petrus sudah dihitung dan dibayar dengan benar; inilah cuplikan:

Zakeus: “Pak Petrus apa yang kamu miliki?” Tanya Zakeus penasaran kepada Petrus
Petrus: Tanpa basa-basi Petrus menjawab, “Oh, aku sangat kaya pak Zakeus…”
Zakeus: “Pak Petrus tolong daftarkan kekayaan Anda” seraya Zakeus meyodorkan formulir daftar kekayaan kepada Petrus untuk menjebaknya. Tetapi dalam hati Zakeus, ia berfikir jarang sekali orangkaya berani mengaku bahwa ia sangat kaya dihadapan petugas pajak.
Setelah Petrus menyelesaikan pengisian daftar kekayaannya ia pun berkata kepada Zakeus:
Petrus: “Ini daftar kekayaan saya pak Zakeus, saya bacakan ya…”
Petrus: ”Saya memiliki HIDUP YANG KEKAL[Baca Yoh.3:16]
Petrus: ”Saya memiliki RUMAH MEWAH DI SURGA[Baca Yoh 14:2]
Petrus: ”Saya memiliki DAMAI SEJAHTERA yang melampaui segala akal” [Baca Fil 4:7]   
Petrus: ”Saya memiliki SUKA CITA yang tak terkatakan” [Baca 1Pet 1:8]
Petrus: ”Saya memiliki KASIH ILAHI yang tidak berkesudahan” [Baca 1Kor 1:8]
Petrus: ”Saya memiliki ANAK-ANAK YANG MANIS DAN TAAT [Baca Kel 20:12]
Petrus: ”Saya memiliki ISTRI YANG CAKAP (Cantik, Pintar dan Rajin)” [Baca Ams 31:10]
Petrus: ”Saya memiliki TEMAN-TEMAN YANG BAIK DAN SUKA MENOLONG [Baca Ams 18:24]
Petrus: ”Saya memiliki NYANYIAN DI MALAM HARI dan NYANYIAN SUKA CITA dikala duka” [Baca Mzm 42:9]   
Petrus: ”Saya memiliki MAHKOTA KEHIDUPAN [Baca Yak 1:12]
Petrus: ”Hai pak Zakeus… kenapa Anda jadi bengong begitu (melamun)?”
Zakeus: Karena kaget ditegur, Zakeus langsung menjawab tanpa malu-malu “Pak Petrus kalau boleh saya tahu, siapakah Boss Anda dan mengapa ia begitu baik kepada Anda? Saya memiliki banyak kekayaan, tapi tidak ada satupun kekayaan saya sama seperti yang Anda miliki… kalau boleh saya ingin belajar dari beliau bagaimana caranya memiliki semua itu”
Petrus: ”Pak Zakeus, Tuan saya nama-Nya Yesus dari Nazaret, beberapa waktu lagi kami akan berada di Yeriko, saya menyarankan Anda belajar kepada-Nya [Baca Mat 11: 29]. Mungkin nanti jika kami berada disana saya juga akan menginformasikannya kepada Anda. Hanya saja karena bisanya banyak sekali orang yang akan mengikuti Dia, saya akan usahakan agar Ia mengajar di sekitar pohon Ara di perempatan jalan itu, dan mengingat tubuh Anda yang kurang menguntungkan, saya menyarankan Anda, suatu cara terbaik untuk melihat dan menarik perhatian Tuanku Yesus, Anda harus naik Pohon Ara itu… nanti saya berusaha menarik perhatian beliau agar melihat pak Zakeus dan mudah-mudahan Ia akan memanggil Anda untuk mendekat dan bergabung dengan kami“.
Zakeus: “Baiklah Pak Petrus saya berharap agar saya dapat segera belajar dari guru Anda ya. Saya sungguh kagum karena
Anda benar-benar orang yang sangat kaya raya, dan yang lebih membuat saya heran ternyata semua kekayaan Anda tidak ada satupun yang wajib (terkena) pajak”. Sambil Zakius menutup buku catatan pajaknya  dan berdecak kagum serta menganggung-anggukan kepala lalu pergi begitu saja seperti tentara kalah perang…
 
Tentu saja cerita ini hanya anecdotes dan khayalan belaka, dengan maksud memberikan penjelasan agar kita dapat membandingkan kekayaan rohani vs kekayaan duniawi. Untuk informasi selengkapnya Anda harus membaca ulang Lukas 19: 1-10. Dari firman itu kita mengetahui bahwa Tuhan kita yang heran itu, datang kedunia "untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang", mencari Anda dan saya!.
 
Dalam perumpamaannya, Tuhan Yesus juga menyertakan  kota Yerikho,  untuk mengajar kita menjadi orang yang murah hati, menjadi orang yang “menyayangi sesama”, seperti perumpamaan yang diajarkan-Nya kepada kita “Orang Samaria yang Murah Hati” [Baca: Lukas 10: 37].
 
Yang paling luar biasa dari kota ini adalah penemuan arkelogi dari Sellin dan Watzinger terhadap sisa-sisa dinding besar yang runtuh, yang kemudian disimpulkan oleh Bryant Wood bahwa diding besar tersebut diperkirakan runtuh pada zaman hidupnya Yosua bi Nun (1400 SM). Kita ketahui, Yosua meruntuhkan tembok-tembok Yerikho dengan Kuasa Pujian [Baca: Yosua 6: 1-27]. Garstang dan Kenyon juga menemukan lusinan wadah yang penuh dengan gandum dari kota Kanaan di Yerikho. Hal ini sekaligus menyimpulkan dengan jelas bahwa kota itu benar dibakar (tidak dirampok). Dengan demikian, kedua penemuan tersebut sekaligus mengaminkan catatan arkeologi sesuai dengan catatan Alkitab saat ini.

Terpujilah Allah kita yang Hidup, Yesus Kristus nama-Nya, Firman-Nya bukan saja “YA dan AMIEN” tetapi Ia memberikan bukti nyata yang tidak bertentangan dengan ilmu-ilmu dunia modern saat ini, Hallelya! terpujilah Tuhan kita.

 
In His Service,
Terpujilah Allah Semesta Alam...
Haleluya, Amin!
 
Catatan:
Tulisan diatas diambil dari beberapa referensi studi Alkitab dan/atau artikel singkat tentang sejarah Tanah Perjanjian. Untuk mengetahui lebih lanjut kami juga menyiapkan linked sumber-sumber referensi tersebut untuk dapat Anda kunjungi langsung. Namun untuk mengetahui lebih dalam janji-janji-Nya bacalah Alkitab Anda, berdoalah untuk memperoleh bimbingan Tuhan agar pintu hati dan iman Anda dibukakan-Nya. Lalu, jika Anda memiliki kesempatan dan kekuatan, datang dan saksikanlah sendiri Tanah Perjanjian Tuhan, Yerusalem dan sekitarnya (Tanah dimana Tuhan Yesus pernah dilahirkan, melayani dan mati bagi Anda dan saya). Lihatlah apakah janji-janji-Nya masih dinyatakan sampai hari ini? dan shalomholyland.comm berkenan mengantar Anda ke tanah penjanjian Tuhan kita yang dasyat itu. Bersama-sama kita akan belajar dan mengetahui bahwa janji Tuhan itu tetap untuk selama-lamanya, "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya".

Baca juga:
  • Rindu pada kediaman Allah (Mazmur 84:1-13)
  • Sion, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 1084)
  • Yerusalem, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 489 )
  • Orang Israel Kembali dan Membangun Lagi Bait Allah, (Alkitab Edisi Studi, LAI Jakarta - 2010, Hal. 794)
  • Yerusalem yang baru, [Wahyu 21:9-22:5]
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Jericho
  • http://www.bibleplaces.com/jericho.htm

Check & See Also On Our Hotlines & Social Networking Service:
 
 Hotlines Service : +6282112333359 +628782400456
 Pin BBM: 7641C6ED
 Yahoo Messenger: shalomholyland
 Email : shalomholyland@yahoo.com
 twitter : https://twitter.com/@shalomholyland 


Informasi Cuaca Holyland & Sekitarnya
Click for weather Click for weather. Click for weather.
     
Click for  weather. Click for weather. Click for weather.